25 Juni 2026

Perkuat Pengamanan Aset Negara, Tim Wasdal Korsabhara Polri Audit PT Pertamina PSTB Kaltim  

BALIKPAPAN – Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) II Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan peninjauan langsung terkait implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional (SMP Obter) di PT Pertamina PSTB Tanjung Batu, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (23/6/2026).

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Wasdal II, Kombes Pol. Joseph H. Mandagi, S.I.K., didampingi oleh Sekretaris Tim AKP Tumbor Sinaga, S., serta para anggota tim yang terdiri dari Drs. Yoyok Sri Nurcahyo, M.Si., Henny J.A. Posumah, M.M., dan Sugeng Subagyo.

 

Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan resmi pada pukul 09.00 WITA. Selanjutnya, tim bergerak melakukan pengecekan lapangan, wawancara mendalam, serta pemeriksaan dokumen implementasi SMP secara menyeluruh yang berlangsung hingga sore hari.

 

Ketua Tim Wasdal II, Kombes Pol. Joseph H. Mandagi, S.I.K., menyampaikan bahwa fokus utama dari kegiatan hari pertama ini adalah menyelaraskan pemahaman bersama mengenai standar pengamanan di lingkungan PT Pertamina PSTB.

 

“Kami melakukan pembahasan dan pendalaman hasil tinjauan lapangan serta pemeriksaan dokumen. Langkah ini penting untuk menyatukan persepsi dari hasil temuan audit maupun klarifikasi pada Elemen II yang telah dituangkan dalam tabel skoring,” ujar Kombes Pol. Joseph dalam laporan tertulisnya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

 

Pihak eksternal dari jajaran manajemen PT Pertamina turut hadir dan kooperatif dalam mendukung kelancaran kegiatan ini. Di antaranya adalah Manajer Security PT Pertamina (Persero), VP HSSE PT Pertamina Kontinental, PJS. GM Shorebase Operation PT Pertamina Tanjung Batu Balikpapan, serta PJS. Manajer Security PT Pertamina Internasional Shipping.

 

Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 18.00 WITA. Kegiatan Wasdal II ini dijadwalkan akan terus berlanjut guna memastikan pengamanan objek vital nasional di wilayah Kalimantan Timur memenuhi standar regulasi yang berlaku.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *