4 Agustus 2026

Polres Batu Bara Kirim 19,467 Ton Jagung ke Bulog Asahan, Total Penyaluran Capai 313,337 Ton Dukung Ketahanan Pangan Nasional

BATU BARA – Polres Batu Bara terus menegaskan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan penuh distribusi hasil panen petani. Pada Senin (03/08/2026), kembali dilakukan pengiriman jagung dari wilayah hukum Polres Batu Bara menuju Gudang Bulog Asahan dengan total volume mencapai 19,467 ton.

 

Rombongan pengiriman tiba di lokasi tujuan sekitar pukul 09.00 WIB, didampingi langsung oleh Pelaksana Tugas Kabag SDM Polres Batu Bara AKP H.W. Siahaan, S.H., bersama sejumlah personel Bag SDM. Setelah melalui proses penimbangan dan pemeriksaan kualitas, hasil panen tercatat sebanyak 19.466 kilogram atau setara 19,467 ton dengan kadar air 13,8 persen—angka yang telah memenuhi standar penerapan yang ditetapkan oleh Perum Bulog.

 

Kegiatan ini merupakan kelanjutan pendampingan konsisten yang dilakukan Polres Batu Bara kepada kelompok tani setempat, mulai dari tahap bimbingan penanaman, pengawasan masa panen, hingga pengantaran hasil ke gudang penampungan pemerintah. Langkah ini diambil guna memastikan hasil jerih payah petani terserap secara optimal, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah.

 

Berdasarkan data yang tercatat, dengan pengiriman kali ini, total distribusi jagung dari wilayah hukum Polres Batu Bara ke Bulog Asahan hingga saat ini telah mencapai 313,337 ton. Rincian capaian per satuan kerja adalah sebagai berikut:

 

– Lingkup Kapolres Batu Bara: 236,452 ton

– Polsek Air Putih: 28,582 ton

– Polsek Talawi: 19,600 ton

– Polsek Lima Puluh: 15,768 ton

– Polsek Medang Deras: 12,985 ton

 

Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA. menegaskan bahwa pihaknya akan terus berperan aktif sebagai mitra strategis petani dan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. “Kami tidak hanya hadir saat pengiriman, tetapi mendampingi petani dari awal proses. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Bulog, dan kelompok tani harus terus diperkuat agar hasil pertanian masyarakat terserap dengan harga layak, kesejahteraan petani meningkat, dan ketahanan pangan di Batu Bara serta tingkat nasional semakin kokoh menuju swasembada pangan,” ujarnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *