10 Juli 2026

Tingkatkan Proteksi Obvitnas, Implementasi SMP di Ruang Kontrol RCC dan DCC PLN Lombok Berjalan Sukses  

Mataram – Tim Klarifikasi Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri terus bergerak aktif dalam memastikan sistem keamanan pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) berjalan optimal. Memasuki hari kedua peninjauan, Kamis (9/7/2026),

 

Tim Baharkam Polri melaksanakan audit menyeluruh dan klarifikasi lapangan terhadap implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada sejumlah infrastruktur kelistrikan kritikal milik PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

Rangkaian kegiatan klarifikasi yang berlangsung maraton dari pukul 08.00 hingga 18.00 WITA ini dipusatkan di Ruang Rapat Narmada RCC, DCC, dan Server SCADA Lombok, serta Gardu Induk (GI) Ampenan. Fokus utama pemeriksaan hari kedua ini diarahkan pada wawancara mendalam serta pemeriksaan dokumen pemenuhan standar Elemen II dan Elemen III dari Sistem Manajemen Pengamanan.

 

Ketua Tim Klarifikasi, Kombes Pol. Yuli Kurnianto, S.I.K., menegaskan bahwa pengecekan dokumen dan wawancara ini sangat penting untuk mengukur kesiapan, pola pengamanan, serta manajemen risiko yang diterapkan oleh pihak PLN dalam menjaga aset strategis negara. Infrastruktur seperti Regional Control Center (RCC),

 

Distribution Control Center (DCC), Server SCADA, dan Gardu Induk merupakan jantung utama dari sistem distribusi kelistrikan yang melayani hajat hidup masyarakat di wilayah Lombok dan Nusa Tenggara Barat secara umum.

 

Proses klarifikasi ini dihadiri langsung oleh jajaran internal kepolisian dan manajemen eksternal PT PLN. Tim internal Baharkam Polri dipimpin langsung oleh KBP Yuli Kurnianto, S.I.K., didampingi Kompol Winne Widiana, Ipda Taruli Napitupulu, Drs. Tavip Yulianto, S.H., M.H., M.Si., Yudha Varian, S.I.Kom., Ir. Mohammad Zari, M.M., serta R Lucky Sulaksana, S.H., M.H.

 

Sementara dari pihak eksternal, hadir para pimpinan kunci PLN wilayah NTB untuk mengawal jalannya kegiatan, di antaranya Manager UPT Mataram Anung Hermawan, Manager UP2D NTB Faris Fitrianto, Manager UP2B NTB Fachreza, dan Manager K3L dan Keamanan Dian Fitri Harmoko.

 

Berdasarkan evaluasi akhir di hari kedua, seluruh rangkaian kegiatan klarifikasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Implementasi SMP pada unit-unit strategis PLN UIW NTB terkonfirmasi terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana kegiatan (Rengiat) yang telah dijadwalkan sebelumnya.

 

Sinergi yang solid antara jajaran Polri dan manajemen PLN diharapkan dapat terus memperkokoh perlindungan objek vital nasional dari berbagai potensi gangguan keamanan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *